No.80 Changjiang Mingzhu Road, Houcheng Street, Kota Zhangjiagang, Provinsi Jiangsu, Tiongkok +86-15995540423 [email protected] +86 15995540423

Optimus dari Tesla bergerak dengan lincah, sementara lengan Walker dari UBTech melakukan operasi yang cekatan. Di balik pencapaian menakjubkan ini, terdapat material misterius yang 30% lebih ringan daripada aluminium yang sedang mendefinisikan ulang batas gerakan robotik.
Robot Optimus milik Tesla melakukan jungkir balik ke depan, valuasi Figure AI melampaui $39,5 miliar, dan robot humanoid Zongqing Robotics dapat berjalan dengan kecepatan 7,2 kilometer per jam dengan lutut lurus... Industri robot humanoid sedang mempercepat pertumbuhan eksploratifnya.
Goldman Sachs memperkirakan pasar robot humanoid bisa mencapai $154 miliar pada tahun 2035. Untuk mencapai hal ini, robot harus mengatasi kendala mendasar: bobot sendiri yang berlebihan sangat menghambat kinerja mobilitas.
Revolusi Ringan: Kemajuan Terobosan yang Mencapai Pengurangan Berat Hingga 30%

Di bidang robot humanoid, pengurangan bobot bukan sekadar soal 'penurunan berat badan', melainkan terobosan teknologi inti yang sangat penting untuk peningkatan kinerja.
Meskipun material logam tradisional memiliki kekuatan yang cukup, kerapatan tingginya membuatnya kurang cocok untuk memenuhi tuntutan mendesak dalam ringan robot. Ambil contoh paduan aluminium: dengan kerapatan 2,63–2,85 g/cm³, bobotnya sekitar dua pertiga lebih ringan daripada baja. Namun bagi robot humanoid yang mengejar kemampuan gerak ekstrem, hal ini masih belum mencukupi.
Kemunculan polimer penguat serat karbon (CFRP) telah mengubah lanskap ini. Material komposit ini, yang memiliki matriks resin yang diperkuat dengan serat karbon, memiliki kerapatan hanya 1,5–2,0 g/cm³. Bobotnya sekitar 30% lebih ringan daripada paduan aluminium sambil menunjukkan kekuatan spesifik dan modulus spesifik yang lebih unggul.
Penelitian dari institusi domestik menunjukkan bahwa lengan robot yang dibuat dari komposit serat karbon mencapai pengurangan massa keseluruhan sebesar 30% dibandingkan dengan paduan aluminium. Hal ini memungkinkan robot mengangkat lengan dengan lebih mudah, melakukan gerakan yang lebih halus, mengurangi beban motor, serta memperpanjang daya tahan operasional.
Peningkatan Kinerja: Keunggulan Komprehensif yang Melampaui Bahan Logam
Komposit serat karbon tidak hanya lebih ringan daripada aluminium, tetapi juga menawarkan berbagai keunggulan komprehensif dibandingkan bahan logam tradisional.
Bahan ini menunjukkan ketahanan lelah dan penyerapan guncangan yang sangat baik, mampu menahan dampak berulang dan getaran yang melekat dalam gerakan robot. Bagi robot humanoid yang membutuhkan operasi jangka panjang, karakteristik ini sangat penting.
Komposit serat karbon menawarkan fleksibilitas desain yang tinggi, memungkinkan insinyur menyesuaikan orientasi serat, formulasi resin, dan metode pelapisan sesuai dengan kondisi tegangan pada berbagai komponen, sehingga mencapai "kustomisasi kinerja presisi".
Lengan robot humanoid UBTECH menggunakan komposit serat karbon, tidak hanya mengurangi bobot keseluruhan tetapi juga meningkatkan stabilitas struktural dan ketepatan gerakan. Material ini memungkinkan robot melakukan tugas yang lebih kompleks dan rumit.
Dalam hal kinerja dinamis, komponen yang terbuat dari komposit serat karbon memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah dan getaran yang berkurang. Hal ini secara langsung menghasilkan eksekusi gerakan yang lebih halus dan akurasi kontrol yang lebih tinggi.
Skenario penerapan: Komponen penahan beban utama pada tubuh robot
Pada robot humanoid, komposit serat karbon terutama digunakan dalam tiga area kritis, masing-masing dengan persyaratan kinerja yang berbeda.
(1) Manipulator dan lengan merupakan yang paling umum aplikasi komponen-komponen ini harus mampu menahan beban besar sambil mempertahankan fleksibilitas tinggi. Kekuatan spesifik tinggi dan sifat ringan dari komposit serat karbon menjadikannya pilihan ideal untuk tujuan ini.
(2) Struktur kerangka membentuk kerangka penopang robot. Bagian ini menuntut kekakuan dan kekuatan luar biasa untuk menahan seluruh berat tubuh serta menahan tegangan kompleks dari berbagai gerakan. Komposit serat karbon memberikan rasio kekakuan terhadap berat yang sangat baik sekaligus menyerap energi benturan selama pergerakan.
(3) Komponen sendi membentuk titik-titik utama dalam pergerakan robot humanoid. Area-area ini mengalami rotasi dan variasi beban yang sering. Komposit serat karbon menunjukkan ketahanan aus dan ketahanan lelah yang sangat baik, secara signifikan memperpanjang masa pakai komponen sendi.
Konvergensi Teknologi: Efek Sinergis Serat Karbon
Komposit serat karbon jarang digunakan secara terpisah; lebih sering, mereka dikombinasikan dengan bahan berperforma tinggi lainnya untuk menciptakan efek sinergis, memberikan keunggulan "1+12".
Material PEEK yang diperkuat serat karbon merupakan contoh dari prinsip ini. Komposit ini menggabungkan kekuatan serat karbon dengan ketahanan aus dan sifat pelumasan mandiri dari PEEK, menjadikannya sangat cocok untuk pembuatan roda gigi dan bantalan sendi robotik. Material ini mengurangi keausan komponen sekaligus menurunkan konsumsi energi dan tingkat kebisingan.
Ketika diintegrasikan dengan teknologi kulit elektronik, komposit serat karbon berfungsi sebagai lapisan substrat, menyediakan dukungan stabil bagi sensor fleksibel. Kombinasi ini memungkinkan robot memiliki tubuh yang ringan serta sensitivitas kulit mirip manusia.
Komposit serat karbon juga dapat digunakan secara sinergis dengan material logam tradisional seperti paduan magnesium dan aluminium. Dengan memilih kombinasi material yang paling sesuai berdasarkan karakteristik tegangan dari komponen yang berbeda, optimasi kinerja keseluruhan dapat dicapai.
Tata Letak Rantai Industri: Peluang dan Tantangan bagi Perusahaan Asal Tiongkok
Tiongkok telah membangun tata letak rantai industri yang relatif komprehensif di bidang komposit serat karbon.
Dengan pesatnya perkembangan industri robot humanoid, permintaan terhadap komposit serat karbon berkembang pesat. Saat ini, penerapan material ini masih menghadapi tantangan seperti biaya tinggi dan kesulitan dalam pemrosesan. Namun, seiring kemajuan teknologi dan produksi dalam skala besar, permasalahan ini diperkirakan akan terselesaikan secara bertahap.
Berjalan, melompat, mengangkat, memanipulasi—setiap gerakan robot humanoid merupakan ujian akhir terhadap kinerja material. Komposit serat karbon, dengan efek ringannya yang luar biasa dan keunggulan kinerja menyeluruh, menjadi tidak tergantikan bagi robot humanoid kelas atas.
Beralih dari penelitian laboratorium ke aplikasi komersial, laju adopsi komposit serat karbon di sektor robot humanoid berkembang pesat. Tren ini tidak hanya mendorong lompatan dalam kinerja robotik, tetapi juga membuka peluang pembangunan baru bagi industri material Tiongkok.
Hak Cipta © 2026 Zhangjiagang Weinuo Composites Co., Ltd. Semua hak dilindungi